Friday, February 09, 2007

DemocraKey "Is/Not" an Important Program


Today I visited one of my favorites site gizmodo.com, then I found out that DemokraKey became download of the day program in lifehacker.com. And I think that you may not want to try this program if you don't use public computer often. What this program do, is only secure our data/application when using different computer. All you need to do is install the program to your iPod or Flash Disk and you'll have Firefox, Thunderbird and ClamAV (all in portable version).

Jakarta Banjir Air, Disini Banjir Kerjaan (3)

Mmhh... Ngelanjut lagi ceritanya nich.
Di server gateway sebelumnya (yang rusak itu) program yang digunakan sebagai proxy adalah Squid+Squidguard+Privoxy . Di server backup, Squid sudah berjalan dengan baik namun squidguard dan privoxynya belum ada. Walaupun berdasarkan pengalaman squidguard dapat menjadi filter yang baik, namun gw juga ingin mencoba untuk menggunakan program yang lain yaitu dansguardian.

Setelah menggunakan dansguardian, gw menyadari bahwa dansguardian ini cara kerjanya cukup unik. Dimana program ini menentukan filternya dengan menggunakan berat kata-kata yang ada di alamat atau halaman website tersebut. Cukup ampuh sepertinya, daripada squidguard yang hanya mengandalkan daftar black list.

Tapi walaupun cara kerjanya ampuh, ternyata ada sisi negatifnya juga. Beberapa jam setelah dijalankan gw dapat laporan pertama dari Doan kalau dia gak bisa posting testimonial ke arthur di friendster. Besoknya ada lagi laporan dari Lova kalau dia gak bisa buka email yahoonya gara-gara Dansguardian.

Hal-hal yang seperti ini nich yang buat pusing kepala. Padahal waktu gw coba, semuanya baik-baik aja. Tapi gak apa2 lah daripada server gateway jalan gak ada filternya bisa gawat nanti.



Thursday, February 08, 2007

Jakarta Banjir Air, Disini Banjir Kerjaan (2)

Nah... Setelah data-data yang diperlukan sudah dicopy terutama konfigurasi-konfigurasi dan direktori email user gw jadi agak tenang, karena hal yang paling penting bisa diselamatkan. Nah walaupun server backup bisa menjalankan fungsi sebagai gateway dan sharing dengan baik tapi masih belum bisa menjadi mail server backup.

Jadi, akhirnya yang gw lakukan adalah install mail server dari awal !!! Keliatannya sich males banget, tp berhubung gw ud ada pengalaman sedikit jadi gw yakin kalo bisa menjalankan dengan waktu yang tepat. (Bayangkan aja proyek mail server ini tadinya adalah skripsi gw)

Setelah bergumul dengan script-script dan command-command yang begitu banyak itu, akhirnya konfigurasinya selesai juga. Walaupun pada tahap terakhir ada fungsi2nya yang belum sempurna, tapi yang pasti pengguna ud bisa menggunakan fasilitas email mereka.

Tapi mail server juga belum cukup, masih ada banyak konfigurasi menunggu. Mulai dari fungsi web filtering, dns, MRTG, banwdwithd.

Jadi bersambung lagi ya.... (soalnya ud mau pulang nich)

Monday, February 05, 2007

Jakarta Banjir Air, Disini Banjir Kerjaan (1)

Memang bulan februari ini dimulai dengan awal yang gak menyenangkan. Jakarta banjir, banyak saudara2 gw dan teman2 gw juga terkena banjir. Tapi yang gak disangka2 gw jadi banjir kerjaan disini.

Ini semua dimulai karena server gateway UNAI sejak hari Kamis sore yang lalu down, padahal tadinya gak ada masalah apa2. Yang buat makin kesel itu gw ud ada firasat harus backup data itu dari awal tahun ini, tapi gw lupa terus untuk ngelakuinnya. Gara2 jumlah server yang ada disini terbatas, jadinya server yang satu ini megang peranan yang paling penting karena merupakan gateway+proxy+dhcp server+mail server). Nah lho semua2nya disitu khan?

Hmmm.... Setelah coba ngutak-ngutik sebentar akhirnya gw putusin untuk langsung pake server backup aja. Untuk aja di server backup ini ud ada proxynya, jadi untuk masalah koneksi ke internet, client langsung bisa make. Tapi tetep aja gw harus ngambil data-data dari server yang rusak tadi.

Setelah nyari beberapa solusi untuk bisa restore data dari hard disk server akhirnya dengan menggunakan cd fedora core 4 dan perintah "linux rescue" dari boot awal. Akhirnya data2 pun bisa diambil ke hard disk lain.

Bersambung ya...

Thursday, February 01, 2007

Ngurus SIM C

Hari ini gw pergi bareng Erick ke kantor polisi Cibabat buat ngurus SIM C. Rencana awal sich kita mau naik angkot aja kesana, gara2 kita berdua gak ada SIM C. Tapi akhirnya kita mutusin untuk nekat aja naik motor kesana, walaupun gak enak banget khan datang ke kantor polisi naik motor tapi gak ada yang punya SIM.

Dari awal kita rencananya mau "nembak" aja ngurus SIMnya, soalnya kita ud tanya2 ama beberapa orang kalo ngurus SIM lewat jalur resmi itu bisa lama dan dilama2in. Nah waktu kita nyampe ke kantor polisi, gw kaget soalnya yang nawarin "jasa pengurusan sim cepet" itu ternyata seorang polisi (pake seragam komplit). Wuih... Emang kacau nich Indonesia. Padahal gak jauh dari tempat kita ditawarin itu ada tulisan gede2 "Harap mengurus SIM melalui jalur resmi dan tidak menggunakan calo". Coba tadi gw foto tuh spanduk (Rrghh... kok bisa lupa ya).

Singkat cerita kita akhirnya ngasi duit 500 ribu ke polisi (kalo gak salah inget namanya pak Abdulah) itu untuk ngurus SIM. Setelah kita ngasih duit pak polisi itu nyuruh orang lain (pake baju kaos biasa) yang ngurusin. Formulir pendaftarannya diisi ama dia, kita tinggal sidik jari trus cek kesehatan deh. Nah uniknya ini, pas cek kesehatan kita dikasi uang lagi 20 ribu ama dia. Kita disuruh dateng ke tempat dokter yang ada disitu, dites buta warna dan kemudian dikasih surat lagi.

Setelah itu kita masuk ke ruang tunggu dan dia (si calo ini) nyuruh kita duduk aja, "tunggu dipanggil nama" katanya. Kita nunggu 30 menit baru nama kita dipanggil dan kita masuk ke ruang ujian teori. Oppsss... Ujian teori lagi nich? Bukannya kita ud pake calo? Ternyata kita masuk ke ruangan itu cuman untuk ngisi formulir2 lagi aja. Lembar ujian praktek dan teori udah diisi ama mereka. Ahh... lega dikit, soalnya gak kebayang kalo harus ujian teori lagi.

Ternyata setelah ujian teori kita langsung ke ruang foto. Kasi formulir, taro sidik jari kiri dan kanan. SIM dicetak dan Voila, gw ud punya SIM C deh skrg.